Gatholotjo

History is not simply about the past. It is also about how that past has shaped the present and certainly how the present shapes our understanding of the past.

“‘Mendengar’ Surga Sungsang” oleh Joss Wibisono

Inilah resensi pertama sebuwah novel jang pernah kutulis. Tentu sadja ini djuga novel pertama penulisnja. Versi lain resensi ini nongol di koran Suara Merdeka (dulu De Locomotief), edisi 30 Maret … Baca lebih lanjut

1 April 2014 · Tinggalkan komentar

“Schetsen met Woorden (Kata2 sebagai Sketsa): Menjimak Esai2 Manunggal K. Wardaya” oleh Joss Wibisono

Ini kata pengantarku untuk buku Nada Tjerita karja Manunggal Kusuma Wardaya. Aku pasang di sini untuk sedikit mengiklanken buku menarik ini. Membatja esai2 Manunggal Kusuma Wardaya serasa seperti mendengar seseorang … Baca lebih lanjut

5 Maret 2014 · Tinggalkan komentar

“Berbahasa Mandiri dan Kreatif” oleh Joss Wibisono

Artikel “Bahasa Tempo, Bahasa Kita” dalam suplemen chusus 40 tahun Tempo,  mendjelaskan bagaimana madjalah mingguan ini bersusah pajah merawat bahasa Indonesia. Isinja bukan tjuma proses menemukan kata2 baru, tapi djuga … Baca lebih lanjut

12 Februari 2014 · Tinggalkan komentar

“Berdialektika non-materialis dengan Prantjis” oleh Joss Wibisono

Versi awal dan dalem EYD nongolnja di sini. Sopir, toilet, trotoar dan bangkrut: apa persamaan empat kata itu? Harap djangan kaget: keempatnja sekedar tjontoh kata2 Prantjis jang kita serap masuk … Baca lebih lanjut

19 Januari 2014 · 2 Komentar

2013 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog. Here’s an excerpt: The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was … Baca lebih lanjut

31 Desember 2013 · Tinggalkan komentar

“Pemilukada, Ditjokok dan Pembina: Memaknai Bahasa Masa Kini” Oleh Joss Wibisono

Versi lain esei ini (dan dalem EYD) bisa dibatja di LKIP. Perubahan zaman pasti akan tertjermin pada bahasanja. Begitu zaman berganti, kosakata jang digunakan masjarakat djuga ikut berubah. Tidak pernah … Baca lebih lanjut

1 Desember 2013 · Tinggalkan komentar

“Politik Bahasa Kolonial dan Bahasa Nasional Indonesia” oleh Joss Wibisono

Pada setiap peringatan Hari Soempah Pemoeda tanggal 28 Oktober, orang Indonesia selalu diingatkan betapa herois dan nasionalistis para pemoeda dulu tatkala mereka bersumpah untuk—selain bertanah air dan berbangsa satu— terutama … Baca lebih lanjut

1 November 2013 · Tinggalkan komentar
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.296 pengikut lainnya.