Gatholotjo

History is not simply about the past. It is also about how that past has shaped the present and certainly how the present shapes our understanding of the past.

“Bukan Belanda Sontolojo (Tjorat-tjoret setelah batja ‘Semua untuk Hindia’)” Oleh Joss Wibisono

Ini resensi fiksi keduwa jang pernah kubikin, sekaligus ini adalah versi keduwa resensi keduwa ini. Versi pertama nongolnja di Tempo. Lantaran buku Iksaka Banu ini begitu menarik dan mingsih ada … Baca lebih lanjut

13 Oktober 2014 · 1 Komentar

“Menelusur Djedjak Adinda” Oleh Henk Mak van Dijk

Ini esai aku jang bikin terdjemahannja. Klow gak betah batja tulisan dalem edjaan Soewandi, silahken klik di sini untuk versi edjaan orde baunja, alias EYD. Eduard Douwes Dekker baru berusia … Baca lebih lanjut

1 September 2014 · Tinggalkan komentar

“La politique de la langue et la mentalité VOC” par Joss Wibisono

Article paru dans Le Banian no. 16, Décembre 2013, pp. 187-191 Les Espagnols l’ont fait aux Philippines, les Portugais au Timor oriental, les Français en Indochine et, dans une certaine … Baca lebih lanjut

3 Agustus 2014 · Tinggalkan komentar

“Pers Eropa: tiada berita positip buwat tjapres nomer 1″ oleh Joss Wibisono

Hari2 tenang ini enaknja digunaken untuk tjari2 berita pers asing tentang pilpres jang bakalan digelar Rebo 9 Djuli mendateng di seantero tanah air. Setelah lihat2 di internet, betapa kagetnja diriku … Baca lebih lanjut

8 Juli 2014 · Tinggalkan komentar

“Merasa Perkasa” oleh Joss Wibisono

Hari ini 5 Djuli 2014, saat berlangsung tjoblosan di KBRI Den Haag, diriku tiba2 merasa perkasa, perkasa sekali. Perkasa karena ternjata diriku diminta untuk menentukan nasib empat orang jang ber-tjita2 … Baca lebih lanjut

6 Juli 2014 · 4 Komentar

“Bagi Mereka Sebaiknja Oranje Pulang Sadja” Oleh Marijn de Vries

Klik di sini untuk versi aslinja jang dalem bahasa Londo; berikut ini alih bahasa: Joss Wibisono     Air dalam ketel dikiranja sudah mendidih begitu terlihat busa tatkala dia memasukkan … Baca lebih lanjut

30 Juni 2014 · Tinggalkan komentar

“Menjanji dengan segenap raga” oleh Joss Wibisono

Karena diwawantjarai Indonesiënu.nl aku tulis azha deh resensi ini. Di atas pentas, keberhasilan seorang soprano lebih tergantung pada kerdjasamanja dengan pianis pengiring ketimbang hanja pada kualitas vokalnja sendiri. Ini dibuktikan … Baca lebih lanjut

13 Juni 2014 · 2 Komentar
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 43 pengikut lainnya.